Demokrat Desak Moeldoko Hengkang dari Istana

Demokrat Desak Moeldoko Hengkang dari Istana

Demokrat Desak Moeldoko Hengkang dari Istana

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Irwan mendesak Moeldoko hengkang dari Istana dan melepas jabatan sebagai Kepala Staf Presiden. Desakan itu mencuat seiring tudingan keterlibatan Moeldoko di dalam kudeta di Demokrat.
Bandar Taruhan
Menurutnya, langkah itu harus ditunaikan Moeldoko sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah berkomitmen untuk menegakkan demokrasi.

“Presiden Jokowi pernah berkomitmen untuk menegakkan demokrasi. Ini bermakna juga memelihara supaya partai-partai politik yang berada di luar pemerintahan, untuk tidak dilemahkan. Untuk memperlihatkan itu tidak ada jalur lain. Moeldoko harus out dari istana sebab telah terlibat [kudeta AHY],” kata Irwan kepada CNNIndonesia.com, Selasa (9/3).

Dia menyatakan, keterlibatan Moeldoko di dalam kudeta terhadap AHY telah jadi beban politik, sosial, hukum dan ekonomi bagi Jokowi di sedang upaya pemulihan ekonomi dan sosial yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, langkah yang ditunaikan Moeldoko juga mempengaruhi kredibilitas pemerintahan Jokowi di mata investor.

“Investor bakal risau untuk berinvestasi di Indonesia. Demokrat yang mempunyai kebolehan politik saja diperlakukan tidak adil oleh anggota elemen kekuasaan. Ini preseden jelek pastinya terhadap iklim investasi,” tutur Irwan.

Kunjungi Juga : Informasi Dunia Casino Online

dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara terhadap Jumat (5/3) silam.

Kini Demokrat terbelah jadi dua kubu yang bakal beradu kuat untuk beroleh legalitas atau standing badan hukum sebagai sebuah parpol di Kemenkumham.

Moeldoko belum berbicara kepada publik sejak terpilih jadi Ketua Demokrat versi KLB Deli Serdang. CNNIndonesia.com sebagian kali menghubunginya, tapi tidak direspons.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *